Rico bilang sebelum mendapatkan rekomendasi atau izin operasi, pemerintah akan menurunkan tim untuk melihat layak atau tidaknya sebuah karaoke layak beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan.
Pemerintah dalam hal ini, juga tidak menutup mata, tetapi melihat situasi dan kondisi yang ada, dan setela ada pertimbangan , memang daerah yang lain sudah membuka tapi tetap memperhatikan protokol kesehatan dan nantinya diatur dalam Perwali dengan tim, mungkin setelah lebaran mungkin akan dibuka.
“Yang saya dengar dari Ketua Asosiasi, ada sekitar 60 sekian karaoke yang beroperasi di Kota Ambon. Kita akan lihat dan pantau semua mana yang layak dan mana yang tidak. Kita berharap usai lebaran Idul Fitri sudah bisa beroperasi,” tuturnya. (nicolas)












