Roy Aland bilang, dalam FGD tersebut, para kepala pemerintahan negeri menyampaikan bahwa sektor perikanan dan pariwisata memiliki peluang besar untuk dikembangkan, mengingat Nusalaut memiliki pantai yang indah dan budaya yang kaya. Selain itu, sektor pertanian dan perikanan juga menjadi andalan masyarakat setempat.
“Para peserta juga menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur, aksesibilitas yang kurang memadai, dan kurangnya pemberdayaan masyarakat,” tukasnya.
Roy juga menyatakan bahwa hasil FGD ini akan menjadi dasar untuk dilakukan kegiatan FGD lanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Maluku tengah untuk dilakukan penyusunan rencana aksi pengembangan wilayah Kecamatan Nusalaut.
“Kami akan menganalisis semua masukan yang telah disampaikan untuk menyusun strategi pengembangan kawasan yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal,” ujarnya.
Roy menyatakan, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah tujuh negeri di Kecamatan Nusalaut dan juga dukungan dari Direktur Politekik Negeri Ambon.
Para peserta FGD berharap agar hasil kajian ini dapat segera diimplementasikan. “Kami berharap penelitian ini tidak hanya berhenti di laporan, tetapi bisa menjadi langkah nyata untuk memajukan Nusalaut,” seperti yag diungkapkan oleh Kepala Pemerintahan Negeri Sila.











