Sementara itu, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K dikesempatan yang sama menyampaikan bahwa polda Maluku Utara telah melakukan pemetaan tingkat kerawanan di wilayah Malut secara rinci.
Kabupaten Halmahera Selatan dan Kabupaten Pulau Morotai merupakan fokus utama pemetaan karena dinilai signifikan dalam faktor keamanan terkait Pilkada.
Lanjut, Meskipun survei menempatkan Maluku Utara sebagai wilayah rawan Pilkada, Kapolda menegaskan netralitas aparat TNI-POLRI dalam pengamanan Pemilu.
“Ini menunjukkan komitmen penuh Polda Malut dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses demokrasi berlangsung. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk menciptakan Pilkada Serentak 2024 yang aman, jujur, dan berkualitas,” tutupnya. (Amirudin Irsad)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









