Porostimur.com, Labuha – Lantaran kasus pembajakan atau perusakan kapal bagan oleh sejumlah oknum yang mengatasnamakan pihak Kesultanan Bacan belum juga menemukan titik terang, puluhan masyarakat nelayan Desa Bajo, Kecamatan Botang Lomang, Halmahera Selatan mendatangi Polsek Bacan.
Warga meminta pihak kepolisian agar memanggil oknum pelaku perusakan kapal bagan mereka, guna dimintai pertanggungjawaban atas tindakan perusakan tersebut.
Pemilik kapal bagan dan puluhan nelayan itu di dampingi Ketua Kerukunan Masyarakat Bajo (KMB) Halmahera Selatan, Kepala Desa Bajo, Ketua BPD, Kepala Pemuda Desa Bajo, serta sejumlah pengurus Himpunan Pelajar Mahasiswa Botang Lomang (Hipmabol) yang juga ikut memediasi persoalan ini kepada pihak kepolisian agar dapat memanggil para pelaku.
Amatan media Porostimur.com, Senin +26/9/2022), puluhan nelayan bersama Pemerintah Desa Bajo meminta agar persoalan ini dapat dimediasi oleh pihak kepolisian untuk dimintai pertanggung jawaban kepada oknum – oknum tersebut atas pengeruskan yang dilakukan pada Selasa 20 September awal pekan kemarin, sekira pukul 13.30 WIT.
Sementara itu Kepala Desa Bajo Burhan Ahmad yang dikonfirmasi usai pertemuan tersebut mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemanggilan dari pihak kepolisian Polsek Pulau Bacan kepada oknum – oknum tersebut untuk bisa dimediasi dengan pihak pemilik bagan selaku korban kerugian yang mereka alami.









