Kejahatan Abu Lahab yang Benci pada Islam dan Nabi Muhammad

oleh -604 views

Sejumlah riwayat menyebutkan bahwa saat Nabi lahir, Abu Lahab menyambutnya dengan penuh kebahagiaan karena menganggap keponakannya itu sebagai pengganti adiknya yang telah wafat, yaitu Abdullah bin Abdul Muthalib.

Rasa gembira tersebut bahkan membuat Abu Lahab membebaskan budaknya, Tsuwaibah, untuk menyusui Muhammad kecil sebelum kedatangan ibu susuannya, Halimatus Sa’diyah. Hubungan keluarga semakin erat ketika dua putri Rasulullah, Ruqayyah binti Muhammad dan Ummu Kultsum binti Muhammad, menikah dengan dua putra Abu Lahab, yakni Utbah bin Abu Lahab dan Utaibah bin Abu Lahab.

Namun, seluruh kedekatan tersebut berubah setelah Nabi Muhammad diangkat sebagai rasul yang membawa ajaran tauhid bagi masyarakat Arab pada masa jahiliyah. Sejak saat itu, Abu Lahab bersama istrinya justru menjadi pihak yang paling keras menentang dakwah Islam.

Baca Juga  150 Personel SAR Dikerahkan, Dua WNA Hilang di Gunung Dukono Masih Dicari

Pertentangan Abu Lahab kepada Islam

Dikisahkan dalam buku Kisah Nabi Muhammad SAW oleh Yoyok Rahayu, pertentangan Abu Lahab terhadap Islam berlangsung secara terbuka dan terus-menerus sejak awal dakwah disampaikan.

Bersama istrinya, Ummu Jamil, ia kerap mencela serta menghina Nabi Muhammad di mana pun beliau berada, bahkan Ummu Jamil disebut sering menebarkan duri dan kotoran di jalan yang dilalui Rasulullah sebagai bentuk gangguan fisik dan simbol kebencian.

No More Posts Available.

No more pages to load.