Karena merasa kasihan, Abu Hurairah akhirnya kembali melepaskannya.
Pada pagi hari, Abu Hurairah kembali melaporkan kejadian tersebut kepada Rasulullah SAW. Namun Nabi SAW kembali menegaskan, “Pencuri itu sesungguhnya berbohong! Nanti malam, dia pasti akan kembali lagi.”
Malam ketiga, Abu Hurairah berjaga dengan lebih serius. Ia tidak ingin kejadian yang sama terulang lagi.
Beberapa saat kemudian, muncul bayangan seseorang yang mendekati gudang zakat. Orang itu kembali mencoba mengambil makanan seperti sebelumnya.
Abu Hurairah segera menangkapnya. “Kali ini, engkau pasti kuadukan kepada Rasulullah SAW. Sudah dua kali engkau berjanji tidak akan datang lagi. Tetapi, ternyata engkau mengingkari perkataanmu dengan kembali lagi untuk mencuri makanan ini.”
Pencuri itu tampak sangat panik. Ia memohon agar dilepaskan sekali lagi.
“Lepaskan aku!” teriaknya.
Namun kali ini Abu Hurairah tidak mudah percaya.
Melihat keadaan itu, pencuri tersebut mencoba cara lain. Ia berkata, “Lepaskan aku. Kalau Tuan bersedia melepaskanku, aku akan mengajari Tuan beberapa kalimat yang sangat berguna.”
Abu Hurairah yang penasaran pun bertanya, “Kalimat-kalimat apakah itu?”
Pencuri itu kemudian berkata, “Jika Tuan hendak tidur, bacalah Ayat Kursi. Maka, Tuan akan selalu dipelihara oleh Allah dan tidak akan ada setan yang berani mendekati Tuan sampai pagi.”









