Kisah Kaum Muslim Menangkan Perang Khandaq dengan Strategi Parit

oleh -15 views

Perang Khandaq bermula karena dendam Yahudi dari suku bani Nadhir yang terusir oleh pasukan Islam dari Madinah. Pertempuran ini terjadi pada 5 Hijriah bulan Syawal, tepatnya sekitar 627 Masehi.

Dinukil dari buku Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Aliyah karya H Abu Achmadi dan Sungarso, kala itu kafir Quraisy Makkah terhasut oleh Yahudi untuk memerangi kaum muslimin di Madinah. Akibatnya, tentara musuh dalam perang tersebut mencakup gabungan hingga 10.000 pasukan, padahal kaum muslimin hanya memiliki 3.000 tentara.

Khandaq tersebut diartikan sebagai parit. Kaum muslimin menggali parit di sekeliling kota Madinah untuk bertahan dari gempuran sekaligus mencegah musuh menerobos Kota Madinah. Strategi parit itu disiasati oleh Salman Al Farisi, salah satu sahabat Rasulullah SAW.

Baca Juga  Pemkab Malra Gandeng Korea Selatan, Resmikan Fasilitas Penjemuran Rumput Laut di Ohoi Uf

Menurut buku Sejarah Terlengkap Peradaban Islam yang disusun Abul Syukur Al Azizi, ide itu didasari dari kebiasan orang-orang di kampung halamannya, Persia. Pembangunan parit di Persia tersebut menjadi mekanisme pertahanan, utamanya dari pasukan berkuda.

Pada zaman tersebut, padahal pembangunan parit tidak dikenal dalam strategi perang Arab. Kebanyakan dari mereka mengenal taktik gerilya, seperti maju, mundur, gempur serta lari.

No More Posts Available.

No more pages to load.