Kisah Nabi Adam dan Siti Hawwa setelah Tergoda Bujukan Iblis

oleh -721 views
Iblis membisikkan Adam dan isterinya dengan berpura-pura ingin menasehati dan menghendaki kebaikan kepadanya. Ilustrasi: Getty Iamges

Allah Ta’ala memerintahkan Adam as dan Hawwa untuk tinggal di surga dan mempersilakan mereka memakan apa saja yang disukainya dari makanan surga. Akan tetapi mereka berdua dilarang untuk mendekati sebuah pohon.

Allah Ta’ala berfirman, “Hai Adam, tempatilah oleh kamu dan istrimu surga ini. Makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.” (QS Al-Baqarah : 35)

Ibnu Katsir dalam bukunya berjudul “Qashashul Anbiya” yang diterjemahkan Abdullah Haidir menjadi ” Kisah Para Nabi ” (Daar Ihya At-Turats Al-Araby, 1997 M) mengatakan tidak dijelaskan apa nama pohon tersebut. Ada yang berkata bahwa pohon yang dimaksud adalah pohon anggur. Ada juga yang berpendapat bahwa yang dimaksud adalah pohon gandum atau pohon kurma. “Seandainya ada manfaat dalam penyebutannya, niscaya hal tersebut sudah disebutkan oleh Allah Ta’ala,” tulis Ibnu Katsir.

Baca Juga  Pria 20 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Ternate, Polisi Selidiki Motif

Mengetahui bahwa Allah melarang Adam as dan Hawwa memakan salah satu pohon yang ada di surga, maka Iblis membisikkan Adam dan isterinya dengan berpura-pura ingin menasihati dan menghendaki kebaikan kepadanya.

Dia katakan bahwa alasan larangan tersebut bertujuan agar Nabi Adam as tidak menjadi malaikat dan kekal di surga. Karena itu, dia menyebut pohon yang dimaksud dengan sebutan pohon Khuldi (pohon keabadian). Maka setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang menutup mereka yaitu auratnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.