Dalam perjalanan, KM Bunda Maria mendapat pengawalan KN SAR 237 Pandudewanata hingga tiba di Pelabuhan Ahmad Yani sekitar pukul 05.20 WIT.
Setibanya di pelabuhan, seluruh penumpang menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“KM Bunda Maria akhirnya bersama seluruh korban dan Tim SAR gabungan tiba di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate dalam keadaan selamat pada pukul 05.20 WIT,” ujar Iwan.
Operasi penyelamatan melibatkan Basarnas Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, Polsek Ahmad Yani, TNI AL, serta Tim DVI Polda Maluku Utara.
KSOP Periksa Nakhoda dan Awak Kapal
Meski seluruh penumpang selamat, penyebab kandasnya kapal kini menjadi perhatian Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate.
Kepala Seksi Keselamatan Berlayar dan Patroli KSOP Kelas II Ternate, Sugandi, mengatakan pihaknya akan memanggil nakhoda, mualim yang berjaga, mualim tiga, hingga juru kemudi untuk menjalani pemeriksaan.
“Kita akan mendalami dengan memanggil nahkoda, mualim yang berjaga, mualim tiga hingga juru kemudi KM Bunda Maria untuk menghadap ke kantor,” kata Sugandi, Jumat (14/8/2026).
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kapal kandas.
Menurut Sugandi, sebelum berlayar KM Bunda Maria telah menjalani pemeriksaan oleh petugas syahbandar dan dinyatakan dalam kondisi baik serta laik berlayar. Kapal juga telah mengantongi izin pelayaran.










