Porostimur.com, Ambon – Ambisi Maluku memperkuat sektor pertanian dan mengejar swasembada pangan dinilai masih berhadapan dengan persoalan mendasar: infrastruktur irigasi yang belum berfungsi optimal.
Komisi II DPRD Provinsi Maluku meminta pemerintah tidak hanya berbicara soal peningkatan produksi pangan, tetapi juga memastikan infrastruktur pendukungnya tersedia dan berfungsi. Di saat yang sama, potensi sumber daya alam Maluku yang selama ini mengalir keluar daerah juga didorong agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Anggota Komisi II DPRD Maluku Ary Sahertian, mengatakan persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat kerja Komisi II bersama sejumlah instansi teknis di Ambon, Kamis (13/8/2026).
Rapat itu menghadirkan Dinas PUPR Maluku, Dinas Pertanian Maluku, Perum Bulog Wilayah Maluku, Balai Besar Perkebunan Provinsi Maluku, Balai Sungai Wilayah IX Maluku, Balai Karantina Wilayah IX Maluku, serta Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian Wilayah IX Maluku.
Menurut Ary, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan Komisi II dengan Dinas Pertanian Maluku, sekaligus bagian dari upaya menindaklanjuti aspirasi yang sebelumnya disampaikan kepada Kementerian Pertanian di Jakarta.









