
Di tempat yang sama, Director Urban Environtemnt USAID Ryan Waddle menjelaskan, tantangan berat dihadapi Indonesia dalam pencemaran sampah plastik karena laju urbansiasi dan pertumbuhan penduduk di kota pesisir.
Implementasi CCBO, jelas Waddle, akan berkerjasama dengan organisasi lokal, dengan program hibah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan mempromosikan perubahan perilaku sosial, serta mengembangkan pasar daur ulang di tingkat lokal dan nasional.
“USAID melalui CCBO akan memberikan asistensi teknikal dalam mengatasi masalah sampah dari sumbernya dengan memperkuat sistem pengelolaan sampah di masyarakat, ujicoba solusi inklusif dan berkelanjutan, mempromosikan Reduce, Reuse dan Recycle, Memperkuat sistem lokal dan kemitraan dengan stakeholder di tiga kota pelaksana CCBO, yakni Ambon, Semarang dan Makassar,” pungkasnya.
Untuk diketahui, acara peluncuran program CCBO yang dirangkai dengan diskusi multipihak dilaksanakan 20 – 21 Januari 2022, dengan menghadirkan para pejabat kementerian terkait, pimpinan OPD Provinsi Maluku dan Pemkot Ambon, Camat, Lurah, Akademisi, LSM, Jurnalis serta para pemangku kepentingan lainnya (Nicolas)











