Ia meminta para Paskibra tidak hanya menunjukkan barisan yang tegap dan gerakan yang disiplin saat menjalankan tugas, tetapi juga mampu mempertahankan karakter yang telah dibentuk selama menjalani pelatihan.
Menurutnya, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, gotong royong serta kemampuan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi harus menjadi nilai yang terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari.
“Paskibra bukan sekadar soal seragam dan baris-berbaris. Ini soal pembentukan karakter,” tegasnya.
Jadi Kebanggaan Anak Tual
Akhmad Yani juga berpesan agar para Paskibra tetap menghormati orang tua dan guru, terus belajar, berprestasi serta tidak kehilangan jati diri sebagai generasi muda Tual.
“Jadilah generasi yang menghormati orang tua dan guru, terus belajar, berprestasi, dan jangan pernah hilang jati diri sebagai anak Tual yang menjunjung tinggi adat, agama, persaudaraan, dan semangat Maryadat,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan para anggota Paskibra untuk percaya diri dan membangun kepercayaan antarsesama anggota tim. Menurutnya, kekompakan menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas pengibaran bendera.
“Jangan takut salah, jangan ragu. Percayalah pada diri sendiri, pada teman satu regu, dan pada Allah SWT. Laksanakan tugas ini dengan sepenuh hati,” pesannya.









