Lima Puisi Firman Wally

oleh -87 views

Bapa, katong rakyat Jazirah
Balom merdeka dari luka deng gelisah
Bapa, mare datang dolo ka Jazirah
La hibur katong dari gelisah karena sengsara
Luka karena su terlanjur percaya

Bapa, beta tulis puisi ini deng air mata
supaya bapa bisa baca, bapa bisa barasa
katong rakyat jazirah pung sengsara

Tahoku, 11 Januari 2021

========

LAGU-LAGUMU MENGUSIR SEPI

Lagu-lagu yang pernah kau nyanyikan di waktu senja
hingga laut pasang surut akan kudengar kembali– menjadi teman sejati
bila rindu sudah semakin bergemuruh.

Tarian anak-anak di pantai saat ombak menepi
Sayup-sayup angin saat musim timur berdesir
Hingga senja datang lagu-lagu indahmu masih saja yang jadi juara

Baca Juga  Tegaskan Penolakan Konservasi di Pulau Damer P3MD Ambon Serahkan Kajian Akademik ke Pemprov Maluku

Bila sepucuk rindu sudah menginginkan peluk
Maka kudengar kembali lagu-lagu yang pernah kau nyanyikan tempo dulu
tuk menghibur diri jauh sendu
karena lagu-lagumu lebih setia dari bayanganku sendiri

Dalam sendiri nan sunyi
Musikmu lebih peduli mengusir sepi
kala ramai hanya sekedar mimpi

Tahoku, 22 Januari 2021

==========

BERSUARALAH ANAK MUDA

Bersuaralah anak muda
Bersuaralah
Karena suaramu harus didengar
Oleh orang yang tertutup lubang telinganya

Bersuaralah anak muda
Karena suaramu dapat menjadi tangan
Dapat menjadi jembatan
Untuk Orang-orang
yang meminta pertolongan

Bersuaralah
Karena tanpa suara
Para boneka negara
Menganggap kau anak muda tak berguna