LIRA Malut Desak Kejari Halsel Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana Pinjaman Rp150 Miliar

oleh -25 Dilihat
Gubernur LIRA Maluku Utara Said Alkatiri, meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan perkara yang berkaitan dengan keuangan negara tersebut berlarut-larut tanpa kepastian.

Kejari Diminta Buka Perkembangan Penanganan

Selain meminta kepastian hukum, LIRA juga mendorong Kejari Halsel memberikan informasi mengenai perkembangan perkara kepada masyarakat sepanjang tidak mengganggu proses penyidikan maupun penuntutan.

Menurut Said, keterbukaan tersebut penting agar publik tidak hanya mengetahui adanya dugaan kerugian negara, tetapi juga dapat mengikuti sejauh mana proses hukum berjalan dan siapa pihak yang nantinya harus bertanggung jawab apabila terbukti melakukan pelanggaran.

LIRA juga meminta adanya koordinasi yang jelas apabila dalam perjalanan penanganan perkara terjadi perpindahan kewenangan atau pelimpahan perkara dari satu institusi penegak hukum kepada institusi lainnya.

Hal itu dinilai penting untuk menghindari ketidakjelasan mengenai status dan perkembangan perkara.

“Uang negara adalah uang rakyat. Siapa pun yang terbukti melanggar, harus bertanggung jawab di hadapan hukum. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal perkara ini, sekaligus menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang,” pungkas Said.

Baca Juga  Menteri Nusron Percepat Layanan Pertanahan, Celah Mafia Tanah Mulai Ditutup

LIRA berharap penanganan perkara dugaan korupsi dana pinjaman Pemkab Halsel kepada PT SMI tersebut dapat menjadi bukti bahwa proses hukum berjalan transparan dan tidak tebang pilih.

No More Posts Available.

No more pages to load.