Dirinya juga mengatakan bahwa program ini harus dimanfaatkan dengan baik, jika tidak Maluku sendiri yang akan merugi. Oleh sebab itu, Lucky berharap para nelayan dan para pemuda Maluku, bersama-sama mempersiapkan diri menyambut program yang telah ditetapkan Presiden ini.
“Diharapkan di tahun 2023 itu sudah bisa beroperasi, baik ketenagakerjaannya, peningkatan kapasistas nelayannya, mentalitas kewirausahaanya, etos kerjanya. Mari kita bangun bersama menuju kesana. Ini kesempatan untuk kita” ujar Lucky.
Ia juga meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, baik itu perikanan, perhubungan, atau PUPR dan beberapa OPD yang lain supaya dengan sesegera mungkin menindaklanjuti apa yang sudah dibicarakan Gubernur dengan Presiden pada rapat kemarin.
Menurutnya, ada tiga tugas yang harus dilaksanakan pemerintah daerah yaitu, sosialisasi kepada masyarakat, pembebasan lahan dan pengaturan tata ruang.
Untuk pembebasan lahan, Ia memaparkan, Gubernur telah berencana untuk melakukan pertemuan dengan para Raja yang ada di sekitar lokasi supaya bersama-sama terlibat dalam proses ini.
Disinggung terkait dengan dukungan DPRD sendiri, Lucky mengatakan DPRD akan mendukung dari sisi regulasi, pegawasan pelaksanaan, dan akan mendorong sepenuhnya pemda untuk memanfaatkan waktu yang telah ditetapkan oleh Presiden ini sebagai waktu emas bagi kita.









