Lumowa : Meski perayaan terlambat, tak kurangi esensi Natal

oleh -30 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Padatnya kegiatan pengamanan Operasi Lilin 2018 serta kesibukan lainnya, menyebabkan Polda Maluku baru sempat menggelar perayaan Natal 2018, di Baileo Oikumene Ambon, Rabu (16/1).

Perayaan Natal ini juga dihadiri Uskup Diosis Amboina Mgr, P.C. Mandagi, Wakapolda Maluku Brigjen Pol DR. Akhmad Wiyagus, para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Swanly Royke Lumowa, serta seluruh personil Polda Maluku beragama Kristen.

Walau baru digelar, esensi perayaan Natal bertema ”Hikmat Natal Menjadikan Polri Profesional, Modern dan Terpercaya” ini, diharapkan tidak terkurangi esensinya.

Hal ini ditegaskan Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa,MM, dalam sambutannya ketika menghadiri perayaan dimaksud.

”Meskipun demikian perayaan yang baru terlaksana ini tidak mengurangi esensi dan nilai – nilai yang terkandung dalam perayaan Natal di tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga  KPU Ternate Akan Edukasi Warga Soal Pilkada 2020 Pakai Mobil Keliling

Diapresiasinya pengamanan perayaan Natal tahun 2018 dan Tahun Baru 2019 bersandikan Operasi Lilin Siwalima boleh terlaksana dalam keadaan aman dan kondusif.

Perayaan Natal tahun 2018 sendiri, harapnya, dapat dijadikan sebagai momentum untuk lebih meningkatkan iman Kristiani, sehingga dapat mendorong kualitas kinerja sebagai insan Bhayangkara dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

”Pelayanan terbaik selaras dengan tema Natal tahun 2018 Hikmat Natal menjadikan Polri profesional, modern dan terpercaya,” jelasnya.

Sementara Ketua MPH Sinode GPM, Pdt. A. J. S. Werinussa, mengapresiasi Polda Maluku dan seluruh jajarannya maupun TNI selaku back-upnya, yang bersedia melaksanakan tugas pengamanan dengan baik, sehingga masyarakat dapat melaksanakan Ibadah Natal dengan damai dan nyaman.

Baca Juga  Peringatan Dini BMKG: Waspadasi Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter di Maluku-Malut. Berlaku 7-10 Juli 2019

”Bahkan, masyarakat bisa saling berkunjung kesesama saudara-saudara yang merayakan Natal dalam suasana tertib dan damai, dan ini suatu jasa yang cukup besar,” pungkasnya. (keket)