Jelang Pemilu, masyarakat dihimbau berantas hoax

oleh -33 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Menghadapi pemilu tahun 2019 ini, banyak sekali tersiar berita bohong (hoax) pada berbagai media sosial (medsos), yangmerupakan dinamika dalam dunia politik.

Guna menjaga keutuhan negara dan bangsa, maka hoax harus ditindak tegas.

Hal ini ditegaskan Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa,MM, saat menghadiri perayaan Natal Polda Maluku, di Baileo Oikumene Ambon, Rabu (16/1).

”Penindakan hukum terhadap para pelaku penyebar berita bohong (hoax) sudah dilakukan oleh Polri sehingga dapat meredam situasi,” ujarnya.

Link Banner

Provinsi Maluku yang mempunyai sejarah konflik yang kelam, akunya, harus selalu mawas diri sehingga tidak terjerumus dalam kondisi yang sama.

Untuk itu, masyarakat juga dimintanya mampu mengelola konflik agar tidak berkembang dan meluas.

Baca Juga  BNNP Malut Kembali Ungkap Jaringan Jakarta dan Makasar

”Oleh karenanya, perlu saya tekankan kepada kita semua, untuk bersama-sama bekerja bahu-membahu guna mensukseskan pesta demokrasi dan menjaga situasi kamtibmas di Provinsi Maluku tetap kondusif,” harapnya.

Seiring perayaan Natal oleh umat Kristiani, tegasnya, suasana yang dirasakan harus damai dan penuh kerukunan.

Terwujudnya kedamaian dan kerukunan ini, terangnya, merupakan cita-cita bersama semua orang yang ingin aman, tertib, damai, adil dan harmonis.

”Wilayah Maluku akan bebas dari konflik, kekerasan dan pertikaian. Dalam suasana seperti itu, maka masyarakat kita akan hidup dengan penuh persaudaraan,” tegasnya.

Guna menjamin penyelenggaraan proses demokrasi yang jujur, bersih dan adil, dihimbaunya seluruh personil Polda Maluku dan jajarannya agar tetap menjaga netralitas dengan tidak berpolitik praktis, meningkatkan kewaspadaan, menjalin soliditas internal Polri dan menjalin sinergitas dengan TNI serta instansi terkait lainnya.

Baca Juga  Malut Ekspor 5 Ton Fuli Senilai Rp1,3 Miliar ke India

”Kepada seluruh anggota Polda Maluku agar dapat merefleksikan Kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, menjadi garam dan terang dunia, senantiasa membawa damai sejahtera serta mampu membangun semangat kebersamaan dan toleransi di antara pemeluk agama yang berbeda,” pungkasnya. (keket)