Makan Patita Jadi Ruang Warisan, Pengrajin Sempe Titip Pesan untuk Generasi Muda Negeri Ouw

oleh -270 views

Pengrajin Harap Perhatian Pemerintah Daerah

Usai pelaksanaan makan patita, pengrajin tembikar Negeri Ouw Ferly Tomasoa, kepada Porostimur.com, Senin (29/12/2025), menyampaikan harapannya agar para pengrajin tembikar dan pelaku usaha kecil menengah mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.

“Saya berharap pemerintah daerah bisa melihat kami sebagai pengrajin tembikar. Menurut saya, acara 150 Tahun Gedung Gereja PNIEL dan 209 Tahun Baptisan Pertama ini bisa mengangkat identitas negeri,” ujar Ferly.

Ia menilai keterlibatan pengrajin lokal dalam berbagai rangkaian kegiatan perayaan, termasuk pembuatan taman Natal dan pohon Natal dari 160 sempe, merupakan bentuk nyata upaya mengangkat derajat karya anak negeri.

Baca Juga  Buka Festival Ketupat Telaga Kodok 2026, Sekda Maluku Tegaskan Spirit Orang Basudara

“Panitia membuat taman-taman Natal, dan saya juga membuat pohon Natal dari sempe. Itu penting karena acara-acara seperti ini mengangkat kami para pembuat gerabah dan miniatur yang digunakan dalam kegiatan,” katanya.

Pesan untuk Generasi Muda Negeri Ouw

Ferly mengungkapkan bahwa dirinya telah menekuni kerajinan gerabah selama kurang lebih 16 tahun sejak 2014. Melalui momentum perayaan ini, ia menitipkan pesan khusus kepada generasi muda Negeri Ouw agar terus merawat dan mengembangkan warisan tembikar yang dimiliki.

No More Posts Available.

No more pages to load.