Maluku Mencatatkan Inflasi Pada Mei 2020

oleh -44 views

Inflasi Maluku juga disebabkan oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi sebesar 0,83% (mtm).

Inflasi pada kelompok ini utamanya disebabkan oleh naiknya harga emas perhiasan sejalan dengan naiknya harga emas dunia akibat ketidakpastian global karena COVID-19.

Selain itu, harga komoditas perlengkapan rumah tangga juga sedikit meningkat, seperti sikat gigi, pasta gigi, dan vitamin rambut, serta beberapa komoditas untuk mendukung kebersihan diri.

Di sisi lain, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi 0,16% (mtm) pada Mei 2020. Inflasi pada kelompok ini disebabkan oleh naiknya harga kelompok ikan segar dan sayur-sayuran. Kedua komoditas tersebut di atas memberikan andil inflasi terhadap kelompok ini.

Faktor tingginya curah hujan di Maluku mengakibatkan pasokan ikan segar dan sayur-sayuran mengalami penurunan karena kondisi cuaca tersebut mempengaruhi tingkat produksi saat panen.

Baca Juga  Iran Gempur 85 Target Militer AS, Konflik dengan Washington Kian Membara

Sepanjang Mei 2020, TPID Maluku berfokus pada aktivitas pengawasan pasokan bahan pokok dalam rangka menghadapi COVID-19 dan mempersiapkan Hari Raya Idulfitri. Bersinergi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon telah melaksanakan pasar murah di 33 lokasi.

Dalam pelaksanaannya, dipersiapkan 6.000 paket sembako yang dijual dengan harga Rp50.000,00. Selain menjaga stabilitas harga, program ini bertujuan untuk membantu perekonomian masyarakat yang terdampak COVID-19.