Danlantamal IX Ambon pada kesempatan tsb diantaranya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan tema “Selamatkan Bumi Kita Untuk Anak Cucu”, disamping itu acara ini juga dilaksanakan sebagai wujud sinergitas Pemerintah, TNI/Polri dan seluruh komponen masyarakat yang dalam hal ini bertanggung jawab secara bersama-sama dalam mewujudkan cinta tanah air, dan tujuan dari kegiatan ini juga adalah untuk mengembalikan kelestarian alam yang telah rusak akibat dari abrasi air laut. Saya berharap dengan dilaksanakannya penanaman pohon mangrove ini bisa mengurangi risiko bencana akibat abrasi dan memperbaiki ekosistem di pantai.

Gubernur Maluku dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala DKP Provinsi Maluku diantaranya mengatakan kegiatan penanaman mangrove sangat strategis dan relevan terutama karena seluruh negara telah membangun kesepakatan dan menegaskan komitmennya untuk melakukan aksi pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup secara berkelanjutan dan Selaku pimpinan daerah, saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan ini, karena akhir-akhir ini kita selalu dihadapkan dengan permasalahan kerusakan lingkungan yang mulai mengancam eksistensi kehidupan manusia.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Unsur Forkompinda Prov. Maluku dan kota Ambon, Ketua Persit KCK Kodam XVI/PTM berserta anggota, Ketua Jalasenastri Korcab 9 DJA III beserta anggota, Ketua Pia AG Lanud Pattimura beserta Anggota, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta anggota, peserta penanaman pohon mangrove serentak yang terdiri dari personel TNI/Polri, Satpol PP Kota Ambon, Kader Bela Negara wilayah Ambon, mahasiswa Poltekes Maluku, siswa/siswi SMA N 4, N 5, N 13, SMP Hang Tuah Ambon serta perwakilan masyarakat Negeri Halong dan Desa Lateri. (Ebot)




