@porostimur.com | Washington DC: Amerika Serikat meyakini bahwa Hamza bin Laden, putra pemimpin al Qaeda yang dibunuh sekaligus tokoh penting dalam kelompok tersebut, tewas, kata seorang pejabat AS pada Rabu.
Pejabat tersebut, yang meminta identitasnya dirahasiakan, tidak memberikan informasi lebih lanjut soal kematian itu, termasuk kapan atau di mana Hamza tewas.
Seperti dilansir dari AFP, Kamis (1/8//2019), sayangnya tiga pejabat tersebut tidak memberikan informasi rinci mengenai waktu dan tempat putra Osama bin Laden itu meninggal dunia.
Sementara itu, kantor berita lainnya, The New York Times yang mengutip dua pejabat AS menyebut Hamza diduga terbunuh sejak 2 tahun terakhir dalam operasi yang melibatkan Amerika Serikat.
Presiden Donald Trump yang dikonfirmasi mengenai kabar tersebut menolak berkomentar.
“Aku tidak mau berkomentar tentang itu,” katanya seperti dikutip dari AFP, Kamis (1/8).
Hamzah bin Laden dijuluki “putra mahkota jihad”. Departemen Luar Negeri AS menyatakan Hamzah sedang disiapkan menjadi pewaris kepemimpinan Al-Qaeda.
Pernyataan mereka buat berdasarkan dokumen yang disita dalam penggerebekan di rumah ayahnya di Abbottabad. Dalam sebuah pesan audio dan video yang dikeluarkan beberapa waktu lalu, Hamzah menyerukan serangan ke Amerika Serikat dan negara-negara lain.




