Memamerkan Kecantikan, Dosa yang Sering Diremehkan Kaum Wanita

oleh -16 views

Memamerkan kecantikan atau dalam Islam disebut Tabarruj menjadi hal biasa di zaman ini, sehingga tanpa sadar, dosa karena tabarruj ini, seringkali diremehkan mereka. Foto ilustrasi/ist

Memamerkan kecantikan atau dalam Islam disebut Tabarruj menjadi hal biasa di zaman ini, dan ironisnya banyak kaum muslimah ikut serta meramaikannya. Tampil syar’i dengan sangat menyolok perhatian, kecantikannya begitu terpancar dan semua orang tertuju padanya. Sehingga tanpa sadar, dosa karena tabarruj ini, seringkali diremehkan mereka.

Abdul Lathif bin Hajis al-Ghomidi dalam kitab, “Mukhalafaat Nisaiyyah”, 100 Mukhalafah Taqa’u fiha al-Katsir Minan Nisa-i bi Adillatiha Asy-Syar’iyyah”, apa yang diremehkan kaum wanita ini berarti telah melakukan dosa besar berkaitan dengan hak dirinya maupun hak masyarakat di sekitarnya. Sebab, jika syariat ini tidak ada, pasti hawa nafsu akan semakin bergejolak, kerusakan akan semakin tersebar dan akan banyak lelaki yang terjerumus ke dalam kerusakan.

Baca Juga  Penjabat Gubernur Maluku Sambut Kepulangan Jemaah Haji

Dari Abu Hurairah diriwayatkan bahwa ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua golongan penghuni Neraka yang belum pernah aku lihat (yaitu) suatu kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi, di mana dengan cemeti tersebut, dia memukuli manusia; dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berjalan berlenggak lenggok, dan kepala mereka seperti punuk onta yang berlenggak lenggok. Mereka tidak akan masuk Surga dan tidak akan mencium baunya. Padahal baunya dapat tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian (Shahih Muslim (III/1339) (2128)

No More Posts Available.

No more pages to load.