Mengapa Zulqarnain Membangun Tembok untuk Menahan Yajuj dan Majuj?

oleh -3 Dilihat

Kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya menyasar manusia, tetapi juga tanaman, hewan, dan keturunan. Karena itulah keberadaan mereka menjadi ancaman besar bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.

Di wilayah tersebut, ia menemukan suatu kaum yang hidup dalam kondisi sederhana. Mereka tidak memiliki bangunan yang dapat digunakan sebagai tempat berlindung dari panas matahari. Bahkan, tidak ada pepohonan yang dapat memberikan keteduhan.

Menurut riwayat yang dinukil dari Sa’id bin Jubair, kaum tersebut digambarkan memiliki kulit kemerahan, bertubuh pendek, tinggal di dalam gua-gua, dan menjadikan ikan sebagai makanan utama mereka.

Allah SWT berfirman, “Hingga ketika dia telah sampai di antara dua gunung, dia mendapati di belakang kedua gunung itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan.” (QS Al-Kahfi: 93)

Kaum tersebut mengadukan gangguan yang mereka alami akibat serangan dan kerusakan yang dilakukan Ya’juj dan Ma’juj.

Baca Juga  MRP Papua Barat Daya Dorong Sengketa 3 Pulau Raja Ampat-Malut Diselesaikan Sesuai Sejarah

Mereka kemudian mengajukan permintaan agar Zulqarnain membangun sebuah penghalang yang dapat melindungi mereka dari ancaman tersebut.

Sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih, kaum itu bahkan menawarkan sejumlah harta sebagai imbalan atas bantuan yang diberikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.