Karirnya sebagai politisipun kian berkembang pesat, hingga pada Pemilu Tahun 2019 lalu, lagi-lagi MRS yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi (OKK) DPD II PG Buru itu, kembali meraih suara terbanyak dari semua dapil yakni 2. 340 suara.
Dengan prestasi dan keberhasilan capaiannya yang luar biasa itu, MRS kemudian dipercayakan oleh Partai Golkar sesuai mekanisme Undang Undang serta Juklak Partai Golkar, sebagai Ketua DPRD Buru sekaligus sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Buru hingga saat ini.
Bahkan dirinya kini menjadi salah satu kaders partai dari sekian kaders petensial yang ada, yang jika dinilai dari berbagai aspek, baik dari sisi individual, kapasitas, ekonomi maupun pengalaman politik telah mumpuni dan bisa diorbitkan menjadi Bakal Calon Bupati Buru 2024 nantinya.
Bila disinggung soal kesiapan dirinya untuk menuju perhelatan politik di 2024, pada prinsipnya partai golkar mempunyai mekanisme dan aturan main dengan sendirinya, serta selalu mengedepankan responsif publik dalam satu konsep rilisan survey.
Partai golkar juga memiliki banyak kaders potensial yang bisa dan siap diorbitkan menjadi bakal calon bupati dan wakil bupati buru kedepanya, diantaranya ada M. Rum Soplestuny, (MRS) Gadis Siti Nadia Umasugi (GSNU), Jaidun Saanun (JS), Iksan Tinggapy ,(IT,) Rustam Mahulette (RM) Alfariatuh A Marasabessy, (Ria) Marsel Besan (MB) Rully Mandani Hentihu (RH) dan Ye Seh Assagaf, itu menandakan bahwa Golkar kaya akan figuritas dan kaders potensial yang mumpuni dan siap bertarung dengan siapapun.









