Sedunia silau dengan rekor ini. Satu satunya yang menganggap Messi bukan yang terbaik adalah Pele. Legenda hidup Brazil ini menganggap dirinya lebih baik dari Messi. Alasannya Messi cuma punya satu kaki untuk bikin gol. Pele punya kaki kanan, kiri dan kepala untuk bikin gol. Menurut Pele, Maradona bahkan jauh levelnya di atas Messi. Begitu juga Cruijff dan Backenbauer. Atau bahkan Paulo Rossi dan Andreas Iniesta.
Jika ukurannya jersey Tango. Jelas benar opini Pele. Sejak debut untuk TimNas senior – di usia muda 18 tahun 347 hari- pada tahun 2006, Messi miskin gelar. Tiga partai final secara berurutan berakhir dengan kegagalan. 2014, Messi dengan lingkar ban kapten di lengan dikalahkan Jerman lewat gol Mario Goetze di babak perpanjangan waktu. Setahun setelah itu, Messi kembali bermain di final. Chile yang tak diunggulkan jadi juara Copa Centenario. Berselang setahun kemudian, gol panenka Alexi Sanchez saat adu penalti di hadapan publik Argentina kembali menghukum Messi sebagai superhero gagal.
Pagi ini, Messi dkk kembali gagal di Copa America. Cerita yang sebenarnya sudah biasa. Memperpanjang rekor takluk dari tim Samba menjadi 6 kali. Secara overall, hanya juara Piala Dunia U-20 dan Emas Olimpiade Beijing yang jadi penanda prestasi di level TimNas. Jelas mirip beda langit dan aspal dibanding prestasi Maradona. Sang legenda bahkan menyebut, Timnas Messi, jika melawan TimNas Tonga, negara kecil di pasific berperingkat 202, tetap akan kalah. Pasalnya, menurut Maradona, Messi dkk tak punya kebanggaan mengenakan jersey Albiceleste.




