Porostimur.com, Weda – Masyarakat Speleologi Indonesia (MSI) menilai, secara keilmuan, kawasan karst Gua Boki Maruru, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara yang merupakan sungai bawah tanah terpanjang di Indonesia, tercemar akibat pembukaan lahan pertambangan.
Menurut MSI kawasan karst Sagea, di Desa Sagea dan Kiya, Kecamatan Weda Utara, menyimpan sejumlah potensi keunikan tersendiri, seperti Gua Boki Maruru.
Sebagaimana dalam laporan yang diterbitkan pada tahun 1988 yang berjudul “Batukarst 88”, panjang gua yang berhasil dipetakan oleh tim Ekspedisi Speleologi dari Prancis sepanjang 7.467 m dan menjadikan Gua Batu Lubang atau Gua Boki Moruru sebagai gua terpanjang yang saat ini ditemukan di Pulau Halmahera.
“Gua Bokimoruru merupakan gua dengan karateristik lorong horizontal bertingkat yang memiliki ruangan yang besar dan secara geologi disusun oleh batugamping masif. Gua Bokimoruru memiliki aliran sungai bawah tanah yang besar dan mengalir keluar gua dengan membentuk aliran sungai permukaan yang disebut Sungai Sagea/Sageyen,” ucap Ketua Bidang Konservasi, Kampanye dan Advokasi, Masyarakat Speleologi Indonesia, Mirzha Ahmad Heviko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/9/2023).





