Oknum Bhayangkari di Halmahera Tengah Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Dana Arisan Rp800 Juta

oleh -431 views
Oknum Bhayangkari di Halmahera Tengah Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Dana Arisan Rp800 Juta

“Belakangan sangat susah dihubungi dan jarang merespons. Terakhir kami mendapat informasi dia berada di Sidangoli, tetapi beberapa korban mengatakan sudah tidak ada lagi di sana. Sampai sekarang kami masih mencari tahu keberadaannya,” tutur Tia.

Ia memperkirakan sisa dana yang belum dikembalikan kepada para korban masih berkisar antara Rp600 juta hingga Rp700 juta. Nilai tersebut, kata dia, berpotensi bertambah karena masih ada sejumlah korban yang tidak tergabung dalam kelompok penerima cicilan.

“Ada beberapa korban yang tidak masuk grup cicilan karena mereka meminta uangnya langsung dikembalikan oleh pelaku. Jadi total kerugian yang belum dipulihkan diperkirakan masih sekitar Rp600 juta sampai Rp700 juta,” pungkasnya.

Baca Juga  PT Jayawi Ambon Internasional Ekspor Perdana Frozen Tuna Loin ke Thailand Senilai Rp1,08 Miliar

Polisi Benarkan Laporan Masih Diselidiki

Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi Porostimur.com telah berupaya menghubungi Asriyanti melalui pesan WhatsApp untuk meminta tanggapan atas tudingan yang disampaikan para korban. Namun, yang bersangkutan belum memberikan jawaban maupun klarifikasi.

Apabila Asriyanti memberikan hak jawab atau klarifikasi, Porostimur.com akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang sesuai ketentuan Kode Etik Jurnalistik.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Halmahera Tengah Ipda Amir, membenarkan bahwa suami Asriyanti merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Halmahera Tengah.

No More Posts Available.

No more pages to load.