Porostimur.com, Bandung – TIM peneliti Observatorium Bosscha melakukan persiapan maksimal dalam menyambut gerhana matahari total (GMT) yang akan terjadi pada Selasa, 20 April 2023, besok.
Selain langsung melaksanakan ekspedisi pengamatan di Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, sebagian anggota tim juga akan pengamatan di kompleks Observatorium Bosscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Pulau Kisar dipilih sebagai lokasi pengamatan karena beberapa pertimbangan faktor geografis dan cuaca. Terlebih, lokasinya yang berada dekat dengan pusat gerhana di laut Timor, menjadikan waktu totalitas di Kisar lebih panjang dibandingkan daerah lain.
Peneliti Observatorium Bosscha, Agus Triono P Jatmiko mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah melaksanakan persiapan menyambut gerhana matahari total di antaranya menyebarkan seribu paket edukasi gerhana ke seluruh wilayah Indonesia.
“Selain itu kita adakan workshop serta cara mengamati gerhana yang aman itu seperti apa,” kata Agus, Senin (17/4).
Khusus di Pulau Kisar, tim akan melaksanakan serangkaian aktivitas pendidikan untuk guru dan siswa. Lokasi pengamatan sendiri akan diselenggarakan di Lapangan Maka, Desa Wonreli dengan menyiapkan berbagai instrumen untuk digunakan bersama dengan masyarakat yang hadir.









