Kasat Reskrim Polres Halteng, IPTU Effan A. Sulaiman, yang turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Kapolsek Weda Tengah, IPTU Hasanudin Abasa, menjelaskan, korban ditemukan di semak-semak.
“Tepatnya di jalur menuju Dusun Lukolamo, Desa Waibulen, Weda Tengah. Saat ditemukan, korban dalam posisi tergeletak tak bernyawa, dengan kondisi setengah tak berbusana,” terangnya.
Atas temuan itu, polisi langsung mengkonfirmasi pihak yang diduga keluarga korban di Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara. Sebelumnya, jenazah yang ditemukan tersebut merupakan korban yang diduga hilang. Foto-fotonya sempat viral di media sosial Facebook.
Setelah pihak yang diduga keluarga korban melihat ciri-ciri fisik jenazah, ternyata jasad tersebut adalah adik dari salah satu kakak-kakak korban. Dari keterangan pihak keluarga, korban keluar dari rumahnya di Desa Malifut, Halmahera Utara, pada Senin (18/7) menumpangi mobil penumpang trans Halmahera menuju Sofifi.
Rencanannya, korban hendak ke Kota Ternate. Namun korban dikabarkan putus kontak selama 3 hari. Saat ini, korban telah dibawa ke Puskesmas Lelilef, lalu dirujuk ke RSUD Weda untuk keperluan outopsi. Sementara, terduga pelaku tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.




