Oleh: Agung Tri Putra
Presiden BEM Universitas Airlangga
Indonesia memiliki potensi besar berkaitan dengan wilayah lautnya, namun narasi Poros Maritim Dunia telah memudar, seiring dengan berjalannya waktu. Tidak banyak yang dapat dibicarakan atas narasi besar tersebut, narasi itu tidak pernah membumi dikalangan masyarakatnya, padahal untuk mewujudkan sesuatu yang besar, rakyat harus ikut hadir untuk memperjuangkan narasi itu.
Poros Maritim Dunia menjadi salah satu arah baru Indonesia, dikemukakan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2014. Dalam pandangannya Indonesia sudah seharusnya menjadi kekuatan besar di kawasan, berkenaan dengan kekayaan laut yang dimiliki. Namun hingga saat ini masih belum dirasakan sedikitpun kehadirannya bagi masyarakat Indonesia.
Konsep ini tidak terdengar lagi, bahkan di tataran akademisi, seperti ditelan sunyinya peran pemerintah untuk mewujudkannya juga. Tapi, juga tidak banyak yang mempertanyakannya, seolah memang tidak akan pernah terjadi, atau masyarakat sudah mulai penat dengan janji-janji yang tidak ditepati?
Sebelum jauh membahas bagaimana wajah Maritim Indonesia betapapun sangat potensial, masih belum dan begitu jauh untuk mencapai poros maritim, ada baiknya memahami apa yang dimaksud dengan konsep poros maritim dunia.




