Pemda Maluku Tenggara Lestarikan Budaya Maren di Ve’e Kes Yang

oleh -416 views

Kerjasama dalam rangka membuat kebun manunggal,kebun tangguh dan kampung tangguh adalah wujud nyata kecintaan pemerintah dan TNI-Polri untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Maluku Tenggara.

Kegiatan menanam di Ve’e Kes Yang kata bupati, merupakan upaya Pemda Malra dalam rangka menghidupkan kembali nilai-nilai adat budaya Suku Kei seperti tradisi maren sebagai modal sosial (social capital) dalam mengisi kegiatan pembangunan di Malra.

“Hari ini kita kembali sejenak ke adat budaya Kei, hari ini kita mengingat kembali tradisi budaya leluhur kita dan hari ini kita mengenang kembali budaya Maren (kerjasama/gotong royong) yang telah di wariskan leluhur kepada kita” ungkapnya.

Untuk menjaga dan menjamin ketahanan pangan di Kabupaten Malra maka Pemda bekerjasama dengan TNI-Polri telah membuat kebun yang pengelolaanya saat ini mencapai 28 hektare dan tersebar di Ohoi Danar, Elaar Let, Ohoi Semawi, lokasi Polres Malra dan lahan kosong depan kantor Bupati Malra.

Bupati Thaher. menambahkan, di Maluku Tenggara, ketergantungan pangan dari daerah luar masih sangat tinggi. Setiap bulan Malra membutuhkan sekitar 600 ton beras dan semuanya didatangkan dari luar Maluku Tenggara.

Baca Juga  Watubun Apresiasi Kemenangan Belanda 5-1 atas Swedia di Piala Dunia 2026

Berdasarkan kenyataan tersebut sekaligus dalam upaya penanganan dampak ketahanan pangan akibat covid-19 di Maluku Tenggara maka Pemerintah daerah bekerjasama dengan TNI-Polri menyiapkan kebun manunggal,kebun tangguh dan kampung tangguh untuk masyarakat Maluku Tenggara.