Dalam konteks tersebut, kritik Golan memperluas perdebatan tentang apakah pembunuhan Khamenei membawa Israel lebih dekat pada tujuan keamanannya atau justru tidak menyelesaikan persoalan utama yang melatarbelakangi konflik.
Pernyataan pemimpin Partai Demokrat itu sekaligus menantang asumsi bahwa eliminasi tokoh sentral dapat menjadi jalan pintas untuk mengubah kebijakan dan struktur kekuasaan Iran.
Pada akhirnya, efektivitas perang tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan operasi militer, tetapi juga oleh kemampuan mencapai tujuan politik yang jelas dan berkelanjutan. Bagi Golan, kematian Khamenei justru menjadi contoh bahwa kemenangan taktis belum tentu berarti kemenangan strategis bagi Israel.
sumber: sindonews










