Pemkot sendiri lewat intervensi program telah berupaya agar layanan air bersih dapat ditingkatkan, membenahi kawasan kumuh, rumah tidak layak huni dan lain sebagainya, tapi memang harus diakui ada banyak hal yang tidak dapat dituntaskan karena keterbatasan anggaran.
“Tetapi minimal saya mengapresiasi seluruh upaya kita di Pemkot dengan berbagai keterbatasan kita sudah bisa berupaya untuk paling tidak menekan dan menurunkan angka Stunting yang di Kota Ambon ini kerja yang luar biasa,” tukasnya.
Wattimena berharap lewat kegiatan Rembuk Stunting ini komitmen semua pihak terhadap persoalan ini terus berjalan, sehingga minimal dalam setiap upaya bersama, kita teringat bahwa ada kewajiban kita untuk membantu mempercepat stunting.
Untuk diketahui, kegiatan yang dibiayai oleh Pagu Anggaran Bappeda Litbang Kota Ambon ini diikuti 200 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, Tim Penggerak (TP) PKK, dan stakeholder terkait lainnya yang memiliki keterkaitan dengan upaya penurunan stunting. (red/mcambon)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News











