Penghujung Kelas

oleh -139 views

Cerpen Karya: Zahra Kirana

AKU selalu berharap masa-masa sekolahku berjalan mulus sesuai dengan skenario-skenario klise yang sering kuciptakan sebelum tidur. Aku ingin punya teman, ingin cantik dan populer, dan bahkan mungkin bisa memiliki kisah cinta yang mirip dengan film atau buku-buku romansa picisan yang pernah kulihat.

Saat itu, aku yang masih terduduk di bangku SD sama sekali tidak punya ide tentang apa saja yang akan kulalui. Ayolah, anak SD yang seringnya menonton film-film percintaan hollywood yang super klise, dengan polosnya berharap kisahnya di masa depan akan sama persis. Aku yang masih kecil bodoh sekali.

Sekarang aku tahu, bahwa semua skenario itu tidak akan bisa terwujud dengan mudah. Tidak semudah berbaring di tempat tidur, terdiam menatap plafon, menatapnya seakan-akan aku sedang menonton alur kisah kehidupanku yang sangat sempurna—persis seperti yang kuharapkan selama ini.

Andai semudah itu.

Baca Juga  Sunat DD Rp90 Juta, Kades Pulau Gala Ngaku Buat Bayar Denda Turnamen Bupati Cup

Aku terduduk di salah satu gazebo di area sekolahku, sambil mengayun-ayunkan kedua kakiku, memandangi keseruan teman-teman sekelas membuat video bersama—biasa, mengikuti tren—dan tersenyum ceria. Hari ini adalah tanggal pemotretan murid-murid kelas sembilan, sebelum akhirnya menembus pintu kelulusan. Benar, itu artinya aku akan segera memasuki masa SMA. Masa sekolah yang “kata orang-orang” adalah masa paling menakutkan setelah masa perkuliahan.

No More Posts Available.

No more pages to load.