IDF merilis rincian lebih lanjut dari operasi untuk membongkar jaringan terowongan Hamas, di mana mayat lima sandera—Warrant Officer Ziv Dado, Sersan Ron Sherman, Kopral Nik Beizer, Eden Zacharia, dan Elia Toledano—ditemukan.
Menurut IDF, banyak anggota Hamas tewas dan ratusan senjata ditemukan di tempat yang dikatakan sebagai markas besar kelompok itu di Gaza utara.
IDF mengatakan jaringan terowongan, yang mencakup dua tingkat, melewati bawah sekolah dan rumah sakit dan terhubung ke sebuah terowongan yang mengarah ke kediaman Komandan Brigade Utara Hamas, Ahmad Andur.
Hamas mengatakan pada hari Sabtu bahwa pihaknya telah kehilangan kontak dengan kelompok yang bertanggung jawab atas lima sandera Israel yang ditawan di Jalur Gaza karena pengeboman Israel.
Hal ini terjadi setelah PBB tidak menyerukan gencatan senjata kemanusiaan pada hari Jumat, dan malah mengeluarkan resolusi untuk meningkatkan bantuan yang akan diangkut ke Gaza.
Amerika Serikat (AS) abstain dalam pemungutan suara tersebut, sebagai sekutu paling kuat Israel. Resolusi tersebut memicu kritik dari Israel dan Hamas.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 20.424 orang telah terbunuh di Gaza sejak 7 Oktober, termasuk 166 orang pada akhir pekan ini.










