Perkuat Pembinaan Mualaf di Wilayah 3T, Baznas Kirim 18 Dai ke Pulau Buru

oleh -28 views
Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhid Sa’adi, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen Baznas dalam memperkuat pembinaan masyarakat mualaf, khususnya di kawasan 3T yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan keagamaan.

Kolaborasi Baznas dan Pesantren

Zainut menilai sinergi antara Baznas RI dan Pondok Pesantren Modern Dzikir Al Fath merupakan contoh kolaborasi strategis dalam memperluas jangkauan dakwah nasional.

Dalam skema ini, pesantren berperan menyediakan dai yang telah dipersiapkan untuk bertugas di lapangan, sementara Baznas mendukung pembiayaan serta memastikan keberlanjutan program melalui pendekatan pemberdayaan berbasis zakat.

Model kemitraan tersebut dinilai dapat direplikasi di berbagai daerah dengan karakteristik serupa, terutama wilayah yang membutuhkan pendampingan intensif bagi komunitas mualaf.

Dakwah Humanis Jadi Kunci

Zainut menegaskan bahwa para dai yang diterjunkan wajib mengedepankan pendekatan dakwah bil hikmah, yakni dengan mengutamakan kebijaksanaan, keteladanan, dan dialog yang santun.

“Dakwah tidak dilakukan dengan cara menghakimi atau menyalahkan. Tugas dai adalah merangkul, membimbing, dan mendampingi masyarakat dengan penuh kearifan agar mereka semakin memahami dan mencintai ajaran Islam,” ujarnya.

Baca Juga  Belanda Menggila, Hajar Swedia 5-1 dan Kokoh di Puncak Grup F

Ia juga mengingatkan pentingnya memahami kondisi sosial masyarakat sebelum melakukan pembinaan agar proses dakwah berjalan bertahap dan mampu membangun kepercayaan.

“Jika menghadapi masyarakat yang belum banyak mengenal ajaran Islam, maka yang harus dikedepankan adalah pendekatan yang humanis dan membangun kedekatan. Dai hadir untuk membimbing, bukan menghakimi,” ucapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.