Bahkan merujuk dalam aturan AFC mengenai panduan manual Sporting Criteria point 9.1, Persija Jakarta seharusnya bukanlah wakil yang tepat.
Masih mengutip Bolasport.com, keputusan PSSI jelas tidak sesuai dengan aturan yang ada. Urutan klub yang berhak mendapatkan jatah ke turnamen berdasarkan aturan AFC itu adalah: 9.1.1 Klub Juara Liga domestik, 9.1.2 Juara piala domestik, 9.1.3 Runner up liga domestik, dan 9.1.4 Peringkat tiga liga domestik.
Apabila menggunakan skema sesuai regulasi, maka yang menemani Bali United sebagai kampiun Liga 1 2019 di Piala AFC 2021 adalah Persebaya Surabaya.
Tetapi Persebaya Surabaya juga tak menggantongi izin atau lisensi AFC club tersebut, sehingga mereka tak bisa mewakili.
Padahal seharusnya yang bisa menjadi wakil Indonesia di Piala AFC 2021 diberikan kepada peringkat setelahnya yaitu Persipura yang berada diurutan ketiga Liga 1 2019.
Kegaduhan yang masih terjadi ini pun membuat Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi angkat bicara.
Menurut Plt Sekjen PSSI tersebut polemik ini sudah ia serahkan kepada Konfederasi Sepak Bola Asia untuk segera diputuskan bagaimana yang terbaik.
“Kami menunggu konfirmasinya bagaimana nanti,” tutur pria yang juga menjabat sebagai anggota Exco PSSI tersebut.





