“Kalau kita jujur pada potensi dan serius mengelolanya, maka peningkatan PAD itu sangat mungkin dicapai,” katanya.
Wali Kota Tekankan Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat
Sementara itu, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman menegaskan pentingnya kehadiran aktif pemerintah dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait lingkungan, tata ruang, kebencanaan, dan pelayanan publik.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh bersikap reaktif, tetapi harus mampu membaca potensi risiko sejak dini dan mengambil langkah pencegahan.
“Ini bukan hanya soal teknis, tapi soal kehadiran, empati, dan tanggung jawab. Pemerintah harus terlihat, harus hadir, dan harus bekerja,” tegas Wali Kota.
Wali Kota juga menyoroti persoalan banjir, sampah, dan tata ruang yang dinilai saling berkaitan. Ia meminta seluruh jajaran, mulai dari OPD hingga kelurahan, untuk lebih aktif melakukan patroli wilayah dan pengawasan lapangan, khususnya di kawasan rawan.
Efisiensi Anggaran dan Sistem Kerja Fleksibel
Dalam rakor tersebut, Wali Kota turut menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah. Seluruh perangkat daerah diminta melakukan pengendalian anggaran secara disiplin, termasuk penghematan energi dan penggunaan fasilitas kantor secara proporsional.
Selain itu, Wali Kota juga menegaskan kebijakan penerapan sistem kerja fleksibel di lingkungan Pemkot Ternate. Kebijakan tersebut akan diatur secara resmi melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota.











