Polda Maluku Bantah Tinggalkan Sampah di Puncak Salahutu

oleh -54 views
Link Banner

[carousel_slide id=’12211′]

Porostimur.com | Ambon: Beredarnya informasi terkait sisa sampah di atas puncak gunung Salahutu, pasca pelaksanaan upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI, oleh Polda Maluku, beberapa waktu, dibantahkan pihak Polda.

Kabid Humas Polda Kombes Pol Mohamad Rum Ohoirat mengatakan, saat melakukan pendakian gunung Salahutu, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah negeri Waai, hingga melibatkan belasan orang warganya.

“Ada 15 orang masyarakat adat dari Negeri Waai, yang kita libatkan dalam pendakian itu. Tujuannya untuk menjaga agar tidak terjadi permasalahan termasuk agar menjaga lingkungan hidup setempat,”kata Roem, Kamis (21/8).

Link Banner

Menurut dia, usai pelaksanaan upacara dan kegiatan sampah-sampah yang berada di puncak Salahutu itu, telah bersihkan dan dikumpulkan.

Baca Juga  DPRD Buru Alihkan Rp3,1 M Anggaran Perjalanan Dinas untuk Covid-19

“Pada saat setelah upacara memang situasi cuacanya sangat ekstrim, sampah-sampah memang ada dan sudah dikumpulkan. Namun karena cuaca yang sangat ekstrim sehingga saran dari masyarakat adat, agar sampah-sampah tersebut dikumpulkan dulu nanti jika cuaca sudah membaik baru mereka kembali untuk mengambilnya,”jelas dia.

Dan saat ini, lanjut juru bicara Polda Maluku, sampah yang berada diatas puncak Salahutu telah dibersihkan oleh masyarakat dan personil kepolisian.

“Masyarakat adat bersama personil kami sudah bersihkan sampah-sampah yang dikumpulkan itu. Jadi tidak ada lagi sampah diatas (puncak salahutu),”tegas dia.

Ohoirat menambahkan, pihaknya tidak mungkin melakukan kegiatan disuatu lingkungan untuk merusak lingkungan, termasuk di puncak Salahutu.

Baca Juga  Esok, BI Maluku gelar pertemuan rutin tahunan


“Pak Kapolda Irjen Pol. Drs Royke Lumowa, jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan tersebut, mengingatkan dan meminta kita jaga lingkungan. Bahkan kegiatan yang dilaksanakan itu, bertujuan untuk menjaga, memperbaiki maupun melestarikan lingkungan. Pak Kapolda itu sangat cinta lingkungan jadi tidak mungkin kita rusaki. Dan sampah-sampah itu seluruhnya sudah diangkut dan dibersihkan,” tutup pria dengan tiga melati dipundaknya itu. (Keket).