Politik Luar Negeri Bingung

oleh -1,261 views

Selain itu, tentu sikap politik luar negeri Indonesia telah mengecilkan posisi Indonesia menjadi sekedar ‘lapdog’ (ada yang menyebut istilah ini di medsos) dari AS dan secara tidak langsung Israel.

Mengumpulkan mantan presiden dan ketua-ketua partai dan menceramahi mereka tentang geopolitik juga tidak akan menyelesaikan dampak perang ini pada stabilitas ekonomi Indonesia di dalam negeri.

Anda kasih ceramah geopolitik ke Jokowi? Kalau SBY mungkin bisa dimaklumi. Tapi untuk lebih fair kepada Jokowi, dia tahu persis dia tidak tahu banyak geopolitik dan karenanya dia menyerahkan urusan itu kepada diplomat karir.

Dan perang ini pasti akan berdampak pada ekonomi Indonesia. Bahkan tanpa perang pun ekonomi Indonesia akan bergantung pada AS. Menteri ESDM Bahlil Lahadia bilang kalau cadangan minyak kita cukup untuk dua puluh hari. Sementara, China punya cadangan yang cukup untuk 254 hari!

Di Indonesia kita biasa hidup “pagi makan sore bengong.” Itulah sebabnya Bahlil tidak tampak kuatir sedikit pun dengan cadangan minyak 20 hari itu. “Kita akan impor dari Amerika Serikat,” katanya. Sementara harga BBM di Amerika saja naik bahkan sudah 20 cent per gallonnya. Harga diesel bahkan naik lebih tinggi. Masak ya Amerika akan jual BBM lebih murah ke kita?

No More Posts Available.

No more pages to load.