Rapat Pleno II Golkar Maluku Soroti Fiskal Daerah, Kemiskinan hingga Hak Masyarakat dalam Proyek Blok Masela

oleh -677 views
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya Provinsi Maluku menyoroti sejumlah persoalan strategis daerah dalam Rapat Pleno II periode 2025–2030 yang digelar di lantai VII Kamari Hotel, Minggu (15/3/2026).

Menurut Lessy, keberhasilan menarik investasi tidak hanya bergantung pada kemudahan perizinan, tetapi juga jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para investor.

“Kita harus mampu mendorong Pemda memberikan ruang yang kondusif bagi masuknya investasi. Banyak peluang investasi yang datang, tetapi faktor keamanan dan kenyamanan juga menjadi hal penting selain perizinan,” tegasnya.

Soroti Kemiskinan dan Hak Masyarakat

Selain isu investasi, rapat pleno tersebut juga menyoroti masih tingginya angka kemiskinan di Provinsi Maluku. Kondisi ini dinilai menjadi ironi mengingat Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar.

Golkar menilai persoalan tersebut harus menjadi refleksi bersama seluruh pemangku kepentingan di daerah agar dapat menemukan solusi nyata dalam menurunkan angka kemiskinan.

Perhatian khusus juga diarahkan pada rencana groundbreaking proyek Blok Masela yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Pemerintah pusat bahkan telah mendorong pemerintah daerah membentuk tim terpadu untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan, termasuk pemenuhan hak masyarakat terdampak.

Baca Juga  Delapan Tim Pastikan Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026, Perebutan Menuju Semifinal Kian Sengit

Menurut Lessy, penyelesaian hak masyarakat harus menjadi prioritas agar proyek strategis nasional tersebut tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

No More Posts Available.

No more pages to load.