“Rapat ini merupakan agenda rutin yang membahas berbagai program internal partai, sekaligus memberikan pandangan dan pendapat terkait berbagai persoalan eksternal yang berkembang,” ujar Lessy.
Kegiatan pleno tersebut juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial partai di bulan Ramadan.
Golkar Maluku juga menargetkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di seluruh kabupaten/kota dapat diselesaikan paling lambat April 2026, sebelum dilanjutkan dengan pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan hingga desa.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi konsolidasi internal partai dalam menghadapi agenda politik mendatang, khususnya Pemilu 2029 dan pemilu lokal 2031.
“Untuk saat ini kami memprioritaskan konsolidasi internal dengan membenahi infrastruktur dan suprastruktur partai dari tingkat provinsi hingga desa. Dari situ kita akan merumuskan agenda-agenda elektoral untuk menjemput momentum Pemilu 2029,” jelasnya.
Lessy optimistis Golkar tetap menjadi institusi politik yang dipercaya masyarakat sebagai penyambung aspirasi rakyat.
“Dengan modal kepercayaan masyarakat itu, kami akan terus bekerja keras untuk meyakinkan, memediasi, mengadvokasi, serta memfasilitasi kebutuhan masyarakat. Harapannya kepercayaan ini terus meningkat dan berdampak pada penguatan elektoral Partai Golkar ke depan,” tutupnya. (Piere Pattipawaey)









