Porostimur.com, Moa – Semangat pelestarian budaya lokal kembali digaungkan melalui Pagelaran Seni Budaya tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), yang berlangsung meriah di Balai Desa Kaiwatu, Kamis (11/6/2026).
Sekitar 500 siswa dari berbagai sekolah dasar dan menengah pertama ambil bagian dalam kegiatan ini, menampilkan beragam kreativitas yang sarat nilai budaya daerah.
Kegiatan yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten MBD ini menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda untuk mengasah bakat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada sesama pelajar dan masyarakat.
Bupati MBD yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Yafet Lelatobur, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Budaya sebagai Fondasi Karakter
Dalam sambutannya, Lelatobur menegaskan bahwa budaya lokal harus tetap dijaga sebagai warisan yang memiliki nilai penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Budaya merupakan warisan yang harus dijaga bersama. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang seni dan tradisi, tetapi juga memahami nilai persaudaraan, gotong royong, penghormatan kepada leluhur, serta kecintaan terhadap daerahnya sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, budaya lokal harus tetap menjadi fondasi agar generasi muda tidak kehilangan jati diri.










