Rusia Bawa Isu Nazisme Tetapi Tokoh Neo-Nazi Jadi Aset

oleh -127 views

Tahun 1999, kelompok ini dilarang di Moskow, dan sejak 2003 telah dilarang di beberapa wilayah di Rusia. Meski dilarang, pengaruh Neo-Nazi itu masih kental.

Rasisme di Rusia muncul terutama dalam bentuk sikap dan tindakan negatif oleh sebagian orang Rusia terhadap warga non-etnis Rusia, imigran atau turis. Secara tradisional rasisme Rusia mencakup anti-Semitisme dan Tatarofobia, serta permusuhan terhadap berbagai bangsa di Kaukasus, Asia Tengah, Asia Timur, dan Afrika.

Kuatnya Neo-Nazi yang fasis di Rusia dapat dicontohkan dalam kasus Pemilu Parlemen Rusia tahun 2014. Saat itu pemimpin ekstrim nasionalis Partai Demokrat Liberal Rusia, Vladimir Zhirinovsky menyerukan pembatasan tingkat kelahiran di wilayah Kaukasus Utara yang didominasi Muslim di Rusia, dan membatasi pergerakan orang-orang dari wilayah itu ke seluruh negeri.

Baca Juga  Sopir Angkot Tewas Ditikam di Manado, Dua Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

Pernyataan itu mematik serangan bom di Volgograd, yang menewaskan beberapa orang Rusia. “Meski Zhirinovsky kemudian meminta maaf atas kata-katanya, pernyataan rasis tersebut mengantarkannya ke parlemen dengan 140 ribu suara,” tutup Algooth. (red/bs/mi)