Rusia Bawa Isu Nazisme Tetapi Tokoh Neo-Nazi Jadi Aset

oleh -126 views

Latvia memiliki All for Latvia yang bergabung dalam kelompok Aliansi Nasional, sementara Lithuania memiliki sosok Mindaugas Gervaldas yang berkiprah dalam Partai Demokrat Nasional Lituania (LNDP), dan Gerakan Buruh Nasional Lituania Bersatu.

Sedangkan di Estonia ada kelompok Divisi Feuerkrieg. “Ini kelompok yang tahun 2020 mereka terkait dengan rencana penyerangan terhadap sebuah sinagoge di Las Vegas dan meledakkan bom mobil di kantor jaringan berita utama Amerika Serikat,” papar Algooth.

Sementara itu di Ukraina terdapat Partai Persatuan Slavia Ukraina yang dibentuk sebagai bagian dari Kongres Sipil Ukraina sebelum pemilihan parlemen Ukraina 1994. “Isu yang dibawa kelompok neo-Nazi di Ukraina ini sejalan dengan gerakan RNU,” ucapnya.

Baca Juga  Pendapatan Daerah Maluku Tenggara 2026 Turun, Realisasi Baru Capai 15,65 Persen

RNU telah berusaha untuk menyatukan kelompok-kelompok nasionalis dengan mengorganisir jemaat Gereja Slavic (slavonic) dan jemaat Gereja Timur (sobors) di Rusia. Dalam waktu singkat di tahun 1993, RNU telah menjadi gerakan nasionalis Rusia yang paling menonjol.

Selain terlibat dalam aksi politik, RNU melakukan latihan militer dan pelatihan taktis. Ketika krisis konstitusional Rusia tahun 1993 berlangsung, RNU secara militan mendukung parlemen Rusia dan Presiden Boris Yeltsin. Hingga tahun 1995, RNU membesar dan berpusat di Moskow.