Sebelumnya, Putin menginstruksikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia untuk “memulai diskusi melalui organisasi internasional tentang masalah-masalah yang berkaitan dengan mereka yang menghina kepercayaan orang-orang beragama, dan memicu kebencian dan konflik antaragama.”
Hal itu diungkapkan pada pekan lalu. Para pejabat, saat ini akan menyusun laporan tentang rencana mereka pada awal Maret tahun depan.
Pernyataan Putin diungkapkan usai tujuh pria asal Chechnya, Rusia didakwa di Prancis atas dugaan keterlibatan mereka pemenggalan guru Prancis, Samuel Paty di Paris pada bulan Oktober lalu.
Jaksa penuntut mengatakan Paty menjadi sasaran Abdullakh Anzorov yang berusia 18 tahun karena mempertunjukkan serangkaian kartun Nabi Muhammad di kelasnya dalam pelajaran tentang kebebasan berbicara.
Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron memicu kontroversi di seluruh dunia Islam setelah kejadian pemenggalan itu lantaran membela publikasi kartun Nabi. Sejumlah negara Muslim mengumumkan boikot produk Prancis, dengan beberapa demonstran turun ke jalan untuk membakar patung Macron. (red/dtc)





