Saifuddin Al-Qutuz, Sultan Mamluk yang Berhasil Memukul Mundur Pasukan Mongol

oleh -1,083 views
Saifuddin Al-Qutuz, Sultan Mamluk yang berhasil mengalahkan pasukan Mongol termasuk di antara pemimpin yang punya jasa besar bagi kaum muslimin. Foto/Ist

Sejarawan muslim Prof Nazer Ahmed ketika menggambarkan kemenangan pasukan muslim di Ainun Jalut dengan mengatakan: “Ia kedudukannya seperti Badar di masa Rasulullah. Rasulullah berdoa saat perang Badar: “Ya Allah, jka Engkau kalahkan kelompok kecil ini, maka Engkau tidak akan pernah disembah lagi di muka bumi.”

Maka jika sampai kaum muslimin kalah dalam Perang Aiun Jalut, Mongol akan masuk ke Kairo untuk menghancurkan benteng terakhir umat Islam di sana. Lalu Kota Mekkah dan Madinah sudah pasti akan turut diluluhlantakkan.

Selanjutnya tentara Salib pun akan ikut campur. Turut serta menghancurkan wilayah muslim lainnya seperti di Andalusia. Lalu kembali masuk menguasai Yarusalem dan wilayah-wilayah Islam lainnya.

Baca Juga  LPJ APBD 2025 Masuki Tahap Akhir, Pemkab dan DPRD Haltim Rampungkan Pembahasan

Atau kemungkinan terburuk lainnya, Mongol akan melanjutkan ekspansinya menyapu bersih daratan Eropa yang lemah. Dan jika demikian, hampir dipastikan bangsa Barat tidak akan bisa masuk ke zaman Renaisans meninggalkan zaman kegelapan mereka. Itu mengapa sebagian sejarawan Eropa menyebut kemenangan pasukan muslim di Ainun Jalut sebagai peperangan yang melindungi Eropa.

“Fakta selanjutnya yang mencengangkan adalah efek kemenangan tersebut menyebabkan banyak tentara Mongol masuk Islam. Mereka tergerak mempelajari Islam, setelah melihat keteguhan dan ketangguhan pasukan muslim yang lahir dari keyakinan mereka kepada agamanya,” papar Ustaz Ahmad Syahrin.

No More Posts Available.

No more pages to load.