Porostimur.com, Tobelo – Operasi pencarian terhadap pendaki yang terdampak erupsi di Gunung Dukono dihentikan sementara, Jumat (8/5/2026) malam. Hingga hari pertama, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 15 orang dalam kondisi selamat, sementara tiga lainnya masih dinyatakan hilang.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan penghentian sementara dilakukan pada pukul 20.00 WIT karena faktor keselamatan di lapangan. Pencarian dijadwalkan dilanjutkan kembali pada Sabtu.
“Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Sabtu besok,” ujarnya.
Berdasarkan data terbaru, total terdapat 20 pendaki di lokasi saat erupsi, terdiri dari 11 WNI dan 9 WNA. Sebanyak 15 orang (8 WNI dan 7 WNA) telah dievakuasi selamat, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian. Dua pemandu lokal yang selamat turut membantu tim SAR menunjukkan jalur pendakian.
Medan Berat dan Ancaman Erupsi
Iwan mengungkapkan, proses evakuasi menghadapi berbagai kendala serius, mulai dari cuaca hujan, medan terjal, hingga jarak pandang terbatas. Selain itu, ancaman erupsi susulan juga menjadi risiko besar bagi tim di lapangan.
Operasi ini melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD, PMI, Dinas Kesehatan, Pos Pemantauan Gunung Api Dukono, relawan, serta masyarakat setempat. Tim berharap kondisi cuaca dan aktivitas vulkanik membaik agar pencarian dapat berjalan optimal.










