Sejumlah Ikan Bubara Terperangkap di Sungai Batu Merah

oleh -506 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Masyarakat yang berada di kawasan sekitar sungai Batu Merah dikagetkan dengan kerumunan Ikan Bubara (Caranx sp) atau ikan kuwe yang masuk ke sungai dengan jumlah yang banyak dan ukuran yang besar.

Yusuf Wally, anggota DPRD Kota Ambon yang kebetulan berada di lokasi tersebut menyampaikan, suasana menjadi ramai dan ribut menjelang berbuka puasa, oleh karena kejadian ini. Menurutnya, Ikan-ikan tersebut berukuran hampir satu meter dan dapat ditangkap oleh masyarakat dengan mudahnya hanya menggunakan tangan, malah satu orang bisa langsung mengangkat dua ekor dari sungai.

“Saya kaget, saat sedang rapat dan mulai berbuka di kantor PKS Kota Ambon, Ruko Batu Merah. Saya mendengar keributan diluar, ternyata masyarakat berebut tangkap ikan bubara di sungai. Ini ibarat ikan bubara sedang mabuk, sehingga dengan mudahnya ditangkap tanpa perlawanan. Setelah saya tanyakan hal ini, ternyata hal ini sudah terjadi sejak hari Kamis lalu sampai malam tadi, Sabtu (1/5/2021) dan kejadiannya sore menjelang malam”, ujarnya.

Baca Juga  Proyek Trans Papua Dinilai Kontradiktif dengan Budaya Lokal Nduga

Menurutnya, Ikan bubara juga menjadi salah satu jenis ikan yang digemari oleh masyarakat Kota Ambon sebagai salah satu lauk andalan, karena rasanya yang lezat dan tekstur dagingnya yang lembut. Biasanya, ikan bubara disajikan sebagai menu ikan bakar dan menjadi sajian khas di Kota Ambon.

“Ikan bubara ini kan dikenal dengan cita rasanya yang lezat dan dikenal luas khususnya dimasyarakat Kota Ambon. Hampir secara umum restoran dan rumah makan di Kota Ambon menyajikan ikan bakar bubara sebagai menu khas,” ungkap aleg PKS ini.

Wally menjelaskan, saat melihat gerombolan ikan bubara terperangkap masuk di sungai Batu Merah, semua masyarakat langsung berebutan lompat kesungai untuk menangkap ikan bubara. Yang menjadi menarik adalah ikan ditangkap hanya dengan menggunakan tangan saja tanpa menggunakan peralatan lainnya.

Baca Juga  Pertamina Rugi Rp 11 Triliun, Ahok Sebagai Komisaris Dibully hingga Jadi Trending Topic di Twitter

“Ikan bubara seyogyanya menjadi incaran para nelayan. Sejauh ini menurut kebutuhan, ikan tersebut masih sangat bergantung pada hasil tangkapan di alam. Di Teluk Baguala sendiri, banyak nelayan yang membudidaya ikan ini dengan tujuan agar ketergantungan pasokan dari alam bisa terus berkurang”, bebernya.

Ketua PKS Kota Ambon, yang juga sarjana perikanan mengatakan, ikan bubara memiliki pertumbuhan yang cepat dan memiliki tingkat kelulushidupan (SR/survival rate) yang tinggi serta relatif tahan terhadap infeksi penyakit. Karakternya sebagai ikan pelagis dan sangat aktif menyebabkan ikan ini lebih adaptif terhadap pakan dan perubahan lingkungan.

Wally juga menandaskan, perlu adanya terobosan baru untuk melakukan budidaya ikan bubara yang dapat difasilitasi Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon melalui pengembangan teknologi, agar produksi massal ikan bubara atau yang dikenal juga dengan nama ikan kuwe dapat ditingkatkan.

Baca Juga  Coldplay Rilis Lagu Baru di Luar Angkasa

“Setahu saya selama ini petani budidaya membeli bibit ikan kuwe dari BPBL Ambon. Kesuksesan BPBL Ambon membenihkan ikan kuwe secara massal melalui uji rekayasanya yang berhasil tersebut, menjadi terobosan penting dalam pemanfaatan varian jenis komoditas ikan yang berguna bagi sektor perikanan budidaya.Dengan kejadian sore menjelang malam tadi, perlu menjadi perhatian bahwa sedang terjadi pengaruh apa sehingga ikan bubara bisa bermain disungai Batu Merah”, tutupnya. (alena)