Sekjen PBB Tegaskan Israel Lakukan Kejahatan Perang di Gaza

oleh -143 views
Tentara Israel mengepung permukiman Kefr Saba setelah melancarkan serangan di Qalqilya, Tepi Barat, pada 4 Desember 2025. Foto/Issam Rimawi/Anadolu Agency

Seorang warga Palestina berusia 26 tahun juga tertembak di kakinya dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut organisasi tersebut, pasukan Israel mencegah tim medis mencapai lingkungan Kafr Saba di Qalqilya, dan paramedis diserang saat mereka sedang dalam perjalanan untuk menjalankan tugas kemanusiaan mereka.

Pasukan Israel kemudian mundur dari daerah tersebut setelah serangan yang mencakup penangkapan dan penggeledahan rumah. Kerusakan dilaporkan terjadi pada properti warga Palestina di daerah tersebut.

Masyarakat Bulan Sabit Merah juga mengatakan timnya menanggapi cedera yang dialami seorang pria Palestina dan putrinya setelah mereka diserang pemukim ilegal Israel di dekat Permukiman Eli di Ramallah, Tepi Barat bagian tengah.

Mereka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, demikian pernyataan tersebut.

Baca Juga  Proyek Jalan Rp11,9 Miliar di Halsel Disorot, Nama Ali Dano dan Rekanan Ikut Terseret

Para pemukim Israel juga membakar kendaraan mereka selama serangan tersebut.

Menurut Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Tembok, satu badan resmi, para pemukim ilegal Israel telah melakukan 621 serangan terhadap warga Palestina dan properti mereka di Tepi Barat yang diduduki hanya pada bulan November.

Lebih dari 1.087 warga Palestina telah tewas dan 10.700 lainnya terluka dalam serangan tentara dan pemukim ilegal Israel di wilayah pendudukan sejak Oktober 2023. Lebih dari 20.500 orang juga telah ditangkap.

No More Posts Available.

No more pages to load.